Infokasus.id Pangkalpinang, 4 Februari 2026 – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Bangka Belitung menggelar pengecekan kelayakan kendaraan (Ramp Check) yang sangat ketat di Pelabuhan Pangkalbalam. Kegiatan ini merupakan bagian krusial dari Operasi Keselamatan Menumbing 2026 yang telah berjalan sejak 2 Februari lalu, sebagai antisipasi awal menjelang Operasi Ketupat Menumbing 2026.
"SEMUA KENDARAAN KE JAKARTA DIPERIKSA – TIDAK ADA YANG KELUAR LEWAT"
Kabagbinops Ditlantas Polda Babel, Kompol Dwi Purwaningsih, menegaskan bahwa Ramp Check difokuskan pada bumper area pelabuhan yang menjadi titik kumpul kendaraan yang akan menuju Jakarta. "Ini dalam rangka operasi keselamatan untuk mendukung kamseltibcarlantas menjelang Operasi Ketupat Menumbing 2026 agar berjalan aman dan lancar," ujarnya usai kegiatan.
Pemeriksaan tidak hanya menyentuh surat menyurat dan kelengkapan kendaraan, tetapi juga kondisi teknis kendaraan yang digunakan oleh badan usaha untuk pengangkutan barang. "Kita harus cek dari keadaan sopirnya sendiri – apakah dalam kondisi sehat – dan kendaraan juga harus siap baik dari sisi kelengkapan hingga kelayakan jalan," tegas Kapusopsdal Ops Keselamatan Menumbing 2026 ini.
PEMERIKSAAN AKAN BERLANJUT 12 HARI KEDEPAN – MELIBATKAN UNSUR TERKAIT
Eks Kasat Lantas Polresta Pangkalpinang ini menerangkan bahwa kegiatan Ramp Check tidak akan berhenti di sini. "Kegiatan ini akan terus dilakukan selama operasi keselamatan berlangsung, yaitu 12 hari kedepan," jelasnya.
Selain Ditlantas Polda Babel, pengecekan juga dilakukan oleh Satlantas Polres se-Kepulauan Bangka Belitung, dengan melibatkan Dinas Perhubungan dan Jasa Raharja. "Untuk Polda, kami laksanakan di area lapangan terbuka dengan menyiapkan beberapa titik pemeriksaan. Sementara Polres jajaran fokus di terminal, pool bis, dan sarana angkutan umum lainnya," tambahnya."SEKECIL APA PUN TEMUAN AKAN DICEK – ANTISIPASI LAKALANTAS FATAL"
Meskipun pada hari pertama belum ditemukan kelainan signifikan, Kompol Dwi menegaskan bahwa pihaknya akan semakin selektif dalam pemeriksaan mendatang. "Kami akan lebih detail lagi – sekecil apapun akan dicek untuk mencegah terjadinya laka lantas atau fatalitas menjelang Ops Ketupat 2026," tandasnya.
Terakhir, polwan berpangkat melati satu ini mengeluarkan imbauan tegas kepada masyarakat. "Ayo tertib berlalu lintas, rutin cek dan ricek kendaraan, termasuk surat menyurat dan kondisi pribadi. Jika kurang sehat, lebih baik menunda perjalanan daripada menimbulkan bahaya di jalan raya," pungkasnya.
Nyimas Yeni Lestari


0 Komentar