POLRES SOPPENG GELAR LATIHAN PRA OPERASI KETUPAT 2026 - SIAP JAGA KENYAMANAN DAN KEAMANAN PERAYAAN IDUL FITRI 1447 H

Infokasus.id Soppeng ,Sulawesi Selatan, 11 Maret 2026 - Dengan penuh kesungguhan dan komitmen untuk melayani masyarakat, Polres Soppeng menggelar Latihan Pra Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat 2026 di Aula Tantya Sudhirajati. Kegiatan yang diadakan pada hari Rabu ini menjadi fondasi penting dalam mempersiapkan pengamanan arus mudik dan momen bahagia perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.
 
Dimulai tepat pukul 09.00 WITA, latihan yang mengusung tema “Melalui Latihan Pra Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat 2026 Kita Tingkatkan Kemampuan dan Profesional Polri dalam Pelayanan Idul Fitri 1447 H Tahun 2026 Guna Memelihara Keamanan Dalam Negeri” dipimpin dan dibuka oleh Wakapolres Soppeng Kompol Sudarmin, S.Sos., didampingi Kabag Ops Polres Soppeng Kompol Abdul Rahman, S.Pd. Hadir pula para pejabat utama, perwira, dan seluruh personel yang akan terlibat dalam Operasi Ketupat tahun ini.
 
Selama latihan, para peserta mendapatkan paparan mendalam mengenai berbagai aspek krusial – mulai dari strategi pengamanan lalu lintas yang lancar, pemantauan intelijen yang cermat, pengawasan personel yang terpadu, hingga langkah antisipasi untuk mengatasi segala potensi gangguan yang mungkin muncul selama musim mudik dan perayaan hari raya.
 
Operasi Ketupat 2026 akan berlangsung selama 13 hari, mulai dari tanggal 13 hingga 25 Maret 2026. Sebanyak 85 personel Polres Soppeng akan ditempatkan di sejumlah pos pengamanan dan pelayanan, bekerja sama sinergis dengan unsur TNI serta instansi terkait lainnya untuk menciptakan suasana yang aman dan kondusif.
 
Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K. menegaskan bahwa latihan ini bukan sekadar bentuk persiapan teknis, melainkan juga wujud komitmen Polri untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Operasi Ketupat bukan hanya rutinitas tahunan, melainkan bukti nyata cinta kita terhadap tanah air dan sesama saudara yang merayakan hari raya dengan penuh harapan,” ujarnya.

Menurutnya, setiap langkah yang dipersiapkan bertujuan untuk memastikan seluruh personel memahami tugas, tanggung jawab, dan prosedur dengan jelas. “Kita ingin memastikan setiap anggota siap secara kompeten, koordinasi terjalin dengan baik, dan sikap pelayanan kita selalu hangat menyambut masyarakat. Pengamanan Idul Fitri adalah amanah bersama untuk memberikan rasa tenang kepada mereka yang menjalankan ibadah maupun melakukan perjalanan pulang kampung,” tambahnya.
 
AKBP Aditya juga mengingatkan seluruh personel untuk selalu mengedepankan nilai-nilai humanis, profesionalisme, dan tanggung jawab dalam setiap tindakan. “Sampaikan senyum, sapaan, dan salam yang hangat kepada setiap warga masyarakat. Jadikan setiap tugas sebagai bentuk pengabdian yang penuh makna dan ibadah yang menghubungkan kita dengan sesama,” pesannya.
 
Selain itu, para personel juga diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi kerawanan – mulai dari kriminalitas, gangguan keamanan, kemacetan lalu lintas, hingga kemungkinan terjadinya bencana alam.
 
Dengan dilaksanakannya latihan ini, diharapkan Operasi Ketupat 2026 dapat berjalan dengan optimal, menjadikan perayaan Idul Fitri di Kabupaten Soppeng penuh kedamaian, kebersamaan, dan kebahagiaan bagi seluruh lapisan masyarakat.
 
Kegiatan berakhir sekitar pukul 12.00 WITA dengan suasana yang penuh semangat dan tekad bulat untuk melayani dengan sepenuh hati.

0 Komentar