3 TNI GUGUR DI LEBANON - INSAN PERS BERDUKA :Dukacita Bukan Hanya Ucapan, Tetapi Panggilan untuk Keadilan Bagi Korban TNI


Infokasus.id JAKARTA, 1 APRIL 2026 – Setelah menyampaikan dukacita mendalam atas gugurnya tiga personel TNI di Lebanon, Insan Pers Indonesia bersama Prof Dr Sutan Nasomal SH,MH menegaskan bahwa dukacita tersebut harus diubah menjadi kekuatan untuk menuntut keadilan dan mengakhiri konflik yang berkepanjangan di Timur Tengah.
 
"Kita tidak hanya menangis atas kehilangan putra terbaik bangsa, tetapi juga harus bersuara keras bahwa kejahatan perang yang dilakukan tidak bisa dibiarkan terus berlanjut," ujar Prof Sutan dalam sambungan keterangan kepada media.
 
Menurut pakar hukum pidana internasional ini, serangan yang menewaskan personel penjaga perdamaian PBB merupakan pelanggaran berat terhadap hukum internasional. "Pasukan UNIFIL memiliki status khusus yang harus dihormati oleh semua pihak dalam konflik. Tindakan yang menyasar mereka adalah aksi yang tidak bisa diterima dan harus mendapatkan tanggapan yang tegas dari komunitas internasional," jelasnya.
 
Insan Pers Indonesia juga mengimbau seluruh elemen bangsa untuk bersatu dalam mendukung keluarga korban dan memastikan bahwa kontribusi para pejuang tidak luput dari perhatian negara. "Setiap langkah TNI yang menjalankan tugas mulia di luar negeri adalah wujud dari komitmen Indonesia terhadap perdamaian dunia. Kita harus menjaga kehormatan mereka dengan segala cara," ucap perwakilan Insan Pers.
 
Prof Sutan juga menyampaikan bahwa Partai Koalisi Rakyat Indonesia akan terus mendorong pemerintah untuk melakukan upaya diplomatik guna menekan pihak yang bertanggung jawab atas serangan tersebut dan mendorong penyelesaian damai di wilayah yang terkena konflik.
 
"Semoga perjuangan para korban menjadi pijakan bagi terwujudnya perdamaian yang abadi di Timur Tengah. Kita berdoa agar tidak ada lagi keluarga yang harus merasakan kehilangan seperti yang dialami oleh keluarga tiga pahlawan kita ini," pungkasnya.
 
Narasumber:
Prof Dr Sutan Nasomal SH,MH
Pakar Hukum Pidana Internasional
Presiden Partai Koalisi Rakyat Indonesia
Pengasuh Ponpes ASS SAQWA PLUS

0 Komentar