DPP LSM MAUNG SOROT: Permintaan Organ Tunggal Kepada KDM Itu Sindiran Pedas Warga Sintang

Infokasus.id Sintng Kalbar – Di balik candaan yang tergelak di jagat maya, tersimpan kepedihan yang mendalam. Sebuah permintaan "unik" yang menyayat hati mencuat dari bumi Sintang. Warga secara terbuka meminta Gubernur Jawa Barat, H. Dedi Mulyadi (KDM), untuk berkenan menghadiahkan satu set alat musik organ tunggal. Permintaan yang terdengar lucu ini ternyata adalah peluru tajam sindiran bagi para pemangku kebijakan. Rabu (15/04/2026).
 
Permintaan itu disematkan untuk peresmian jalan provinsi yang menghubungkan Ketungau Hilir, Tengah, hingga Hulu menuju perbatasan Malaysia. Ironisnya, jalan yang menjadi urat nadi ekonomi warga itu kondisinya rusak parah, penuh lubang, dan nyaris tak layak lalui. "Kalau ada organ tunggal, nanti kita undang Bapak KDM dan pejabat untuk meresmikannya," ujar warga dalam video viral, seolah mengejek bahwa perayaan justru disiapkan untuk kerusakan, bukan perbaikan.
 
BUKAN LUCU, TAPI KRITIK MEMATIKAN
 
Menanggapi fenomena yang mengguncang ini, Ketua Umum DPP LSM MAUNG, Hadysa Prana, buka suara dengan nada tinggi. Ia menegaskan bahwa ini bukan sekadar lelucon kampungan, melainkan jeritan hati yang sudah terlalu lama dibendung.

"Ini adalah bentuk kekecewaan yang luar biasa. Sangat menyakitkan melihat urat nadi ekonomi rakyat hancur lebur, namun jika bicara soal seremonial dan kemeriahan hiburan, pemerintah seolah tak pernah kehabisan akal. Anggaran harusnya mengalir ke aspal yang bolong, bukan hanya ke panggung hiburan yang tak memberi makan rakyat," tegas Hadysa dengan nada kritis.
 
PEMERINTAH DITUNTUT Peka DAN CEKAT
 
Lebih jauh, DPP MAUNG mengingatkan bahwa sindiran warga ini adalah "lampu merah" yang menyala terang. Kepercayaan publik sedang diuji, dan jika tak segera disambangi, bisa putus sama sekali.
 
"Kami desak instansi terkait untuk segera turun tangan. Jangan biarkan rakyat terus-menerus menyindir karena tak kunjung diurus. Hadiah terbaik untuk Sintang bukanlah alat musik atau panggung hiburan, melainkan aspal yang mulus, aman, dan bisa melancarkan roda ekonomi. Berikan infrastruktur yang nyata, bukan sekadar janji manis dan kemeriahan semu," tuntutnya.
 
LSM MAUNG menegaskan akan terus mengawal kasus ini sampai solusi nyata diwujudkan, memastikan bahwa sindiran pedas ini berubah menjadi perbaikan yang dinanti.


Publisher : TIM/RED
Penulis : TIM MAUNG

 


0 Komentar