Infokasus.id BANGKA – Masa depan sebuah bangsa terletak pada kualitas generasi mudanya. Menyadari hal tersebut, Kepolisian Sektor Merawang kembali mengambil peran strategis dengan menggelar kegiatan sosialisasi bertajuk pencegahan kenakalan remaja dan bahaya geng motor. Kegiatan edukatif ini dilaksanakan di lingkungan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Merawang, pada Selasa pagi, 21 April 2026.
Langkah preventif ini diambil sebagai upaya nyata untuk menanamkan kesadaran hukum dan norma sejak dini, sekaligus mencegah meluasnya perilaku menyimpang di kalangan pelajar.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Riding Panjang, Aipda Dedi Irawan, didampingi jajaran personel Polsek Merawang, serta disambut antusias oleh para guru dan ratusan siswa-siswi SMPN 1 Merawang.
MEMOTRET PERILAKU, MENGINGATKAN KONSEKUENSI
Dalam materinya, Aipda Dedi Irawan menyampaikan paparan yang tajam namun mendidik. Ia menguraikan berbagai bentuk kenakalan remaja yang saat ini kerap terjadi, mulai dari praktik bullying, pergaulan bebas yang negatif, hingga ancaman nyata berupa keterlibatan dalam kelompok geng motor dan balap liar.
Dengan bahasa yang mudah dipahami namun tegas, ia menegaskan bahwa perilaku tersebut bukan sekadar kenakalan biasa, melainkan gerbang pelanggaran hukum yang dapat berakibat fatal bagi masa depan mereka sendiri maupun orang lain.
“Perilaku menyimpang ini tidak hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga mengganggu ketertiban umum dan memiliki konsekuensi hukum yang tegas. Oleh karena itu, peran guru sebagai orang tua di sekolah sangat vital, menjadi pengawas dan pembimbing yang bijak. Sinergi yang kuat antara sekolah dan kepolisian adalah kunci utama untuk menekan angka kenakalan remaja,” ujar Aipda Dedi di hadapan para siswa.
KOMITMEN KEPOLISIAN: MEMBIMBING, BUKAN SEKADAR MENINDAK
Sementara itu, Kapolsek Merawang, IPTU M. Ryan Nofiandy, melalui keterangannya menegaskan komitmen jajarannya untuk terus hadir dan bersinergi aktif bersama pihak sekolah. Bagi Polsek Merawang, pembinaan terhadap pelajar adalah investasi jangka panjang yang harus dilakukan secara berkelanjutan.
“Kami berkomitmen penuh untuk terus berpartisipasi aktif bersama pihak sekolah dalam melakukan pembinaan karakter dan hukum kepada para pelajar. Tujuannya jelas, mencegah secara dini segala bentuk tindakan negatif, mulai dari bullying, tawuran, hingga aktivitas geng motor yang dapat merusak masa depan anak-anak kita,” tegas IPTU M. Ryan Nofiandy dengan penuh wibawa.
MENUTUP DENGAN PESAN KEBENARAN
Di penghujung kegiatan, seluruh siswa diingatkan untuk senantiasa menghormati orang tua dan guru, serta menjaga nama baik almamater sekolah. Diharapkan, institusi pendidikan tetap menjadi tempat yang aman, nyaman, dan kondusif untuk menuntut ilmu, jauh dari segala bentuk gangguan dan perilaku yang tidak terpuji.
Kegiatan berlangsung tertib, khidmat, dan meninggalkan kesan mendalam, serta mendapatkan apresiasi positif dari seluruh elemen sekolah yang hadir. Upaya ini menjadi bukti nyata bahwa Polsek Merawang tidak hanya bekerja menjaga keamanan, tetapi juga turut serta mencetak generasi yang berkarakter, taat hukum, dan berprestasi.
Tim Redaksi


0 Komentar