SAT BINMAS POLRES SOPPENG BERGANDENG TANGAN DENGAN MAHASISWA KKN UNIPOL: CIPTAKAN KESADARAN KAMTIBMAS DI HATI MASYARAKAT LALABATARIAJA

Infokasus.id Soppeng Sul-Sel  – Di tengah heningnya malam yang dihiasi cahaya remang, tercipta sebuah kebersamaan yang hangat dan penuh makna di Desa Lalabatariaja, Kecamatan Donri-Donri. Sebuah langkah nyata dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat kembali diukir, ketika Satuan Binmas Polres Soppeng bersinergi dengan para mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Lamappapoleonro (UNIPOL) Soppeng menggelar kegiatan penyuluhan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Sabtu, 18 April 2026, suasana keakraban menyelimuti acara yang berlangsung pukul 20.15 WITA tersebut hingga selesai.
 
Kegiatan yang penuh makna ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang diusung oleh Mahasiswa KKN Tematik UNIPOL Soppeng Angkatan V Tahun 2026, tepatnya dari Posko 14. Berkolaborasi erat dengan pihak kepolisian, para mahasiswa menjadikan momen ini sebagai wadah berbagi ilmu dan pemahaman, guna membentengi masyarakat dari berbagai ancaman kejahatan yang kian berkembang, khususnya di ruang digital.
 
KEHADIRAN YANG MENGHANGATKAN HATI
 
Suasana kekeluargaan begitu terasa seiring hadirnya para tokoh dan elemen masyarakat yang turut memeriahkan serta menyimak jalannya kegiatan. Hadir memberikan pemaparan materi adalah Kepala Satuan Binmas Polres Soppeng, IPTU Andri Hermansyah, S.Sos., M.Si., didampingi oleh Kepala Bagian Operasional Binmas, jajaran perangkat dan staf Desa Lalabatariaja, para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dosen pembimbing lapangan, serta para mahasiswa KKN dan warga setempat yang antusias menyambut kehadiran kegiatan ini.
 
Dalam sesi penyuluhan yang berlangsung interaktif dan komunikatif, masyarakat diajak untuk memahami hakikat keamanan lingkungan sebagai tanggung jawab bersama. Fokus utama yang disampaikan adalah pemahaman mendalam mengenai bahaya kejahatan dunia maya yang saat ini kian meresahkan, mulai dari modus penipuan daring, maraknya praktik judi online, hingga jeratan pinjaman online ilegal yang kerap membelit kehidupan masyarakat.
 
Tak hanya itu, warga juga diberikan pemahaman mengenai kemudahan akses layanan kepolisian. Masyarakat diimbau untuk tidak ragu menghubungi layanan darurat Call Center 110 yang dapat diakses secara cuma-cuma melalui telepon genggam, kapan pun dibutuhkan kehadiran atau bantuan dari pihak kepolisian.


SINERGI POSITIF UNTUK KEDAULATAN KEAMANAN
 
Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana, S.I.M., M.I.K., dalam keterangannya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terjalinnya kerja sama yang harmonis antara kepolisian dan kalangan akademisi. Menurutnya, kolaborasi semacam ini menjadi bukti nyata bahwa upaya menjaga keamanan tidak hanya menjadi tugas aparat semata, melainkan menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh elemen bangsa.
 
“Melalui kegiatan yang penuh makna ini, kami berharap segenap lapisan masyarakat semakin memahami berbagai bentuk kejahatan siber yang kian marak berkembang. Lebih dari itu, masyarakat diharapkan mampu mengambil langkah-langkah pencegahan secara mandiri dan cerdas. Sinergi antara Polri dan para intelektual muda dari kampus ini adalah langkah yang sangat positif, yang akan terus kita jaga demi terciptanya suasana kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif,” ujar Kapolres dengan nada yang penuh harapan.
 
KEHADIRAN POLRI DI TENGAH MASYARAKAT
 
Sementara itu, Kasat Binmas Polres Soppeng, IPTU Andri Hermansyah, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata kehadiran kepolisian di tengah-tengah masyarakat. Bagi pihaknya, keamanan yang tercipta berkat kesadaran masyarakat adalah keamanan yang paling kokoh dan abadi.
 
“Kami mengajak seluruh warga Desa Lalabatariaja untuk senantiasa bijak dan berhati-hati dalam memanfaatkan kemajuan teknologi digital. Tingkatkan kewaspadaan kita terhadap berbagai modus kejahatan yang kian canggih dan terselubung. Jangan pernah ragu untuk melaporkan kepada kami apabila menemukan indikasi tindak kejahatan atau bahkan menjadi korban, karena kami hadir untuk melindungi dan melayani sepenuh hati,” jelasnya dengan nada yang menyejukkan hati.
 
HARAPAN UNTUK MASA DEPAN YANG LEBIH AMAN
 
Dengan berakhirnya kegiatan yang penuh makna ini, harapan besar pun terpatri di hati semua pihak. Diharapkan, benih-benih kesadaran yang telah ditanamkan akan tumbuh subur di tengah masyarakat Desa Lalabatariaja, menjadikan warga lebih tangguh menghadapi berbagai tantangan keamanan di era modern ini. Semoga, kerjasama yang indah antara kepolisian dan generasi muda ini terus berlanjut, mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan damai untuk generasi mendatang.
 
 
Tim Redaksi

0 Komentar