SINERGI KUAT PERTAHANAN NEGARA: KEPALA BNN RI BERI APRESIASI TINGGI KINERJA POLDA BABEL

Infokasus.id Pangkalpinang – Komitmen dan kinerja gemilang Kepolisian Daerah (Polda) Bangka Belitung dalam memutus mata rantai kejahatan narkotika mendapatkan apresiasi setinggi-tingginya dari tingkat pusat. Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Komjen Pol Dr. Suyudi Ario Seto, secara langsung menyampaikan penghargaan atas keberhasilan pengamanan barang bukti, termasuk jenis Ketamine dan narkotika lainnya yang berhasil digagalkan di wilayah hukum Polda Babel.
 
Hal tersebut disampaikan Kepala BNN RI usai menghadiri acara pengukuhan Saka Anti Narkoba di Kantor Gubernur Bangka Belitung, Kamis (26/04/2026).
 
APRESIASI ATAS PRESTASI DAN KEWASPADAAN
 
“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya atas apa yang telah dibangun dan dilakukan oleh Polda Babel. Keberhasilan mengamankan narkotika jenis Ketamine dan jenis lainnya adalah bukti kewaspadaan dan profesionalisme yang luar biasa. Semoga ini terus menjadi tradisi yang baik dan terus ditingkatkan,” ujar Komjen Pol Suyudi dengan tegas.
 
Kepala BNN RI menegaskan bahwa perang melawan narkoba bukan sekadar tindakan tegas di lapangan, melainkan sebuah gerakan menyeluruh yang mencakup upaya pencegahan (preventif), pemberantasan (represif), hingga upaya pemulihan dan rehabilitasi bagi para korban.
 
Oleh karena itu, kolaborasi yang erat antar instansi menjadi keniscayaan yang tidak bisa ditawar lagi.
 
GANDENG TANGAN KUAT, WUJUDKAN BABEL AMAN
 
Dalam kesempatan tersebut, Komjen Suyudi juga menyoroti kedekatan hubungan kerja antara pimpinan Polda Babel dengan jajaran BNN di daerah.

“Terima kasih kepada Kapolda Bangka Belitung yang selalu senantiasa bergandengan tangan erat dengan BNN. Kita harus berdiri kokoh dan bersatu dalam satu komando untuk memberantas musuh bersama ini. Kekompakan adalah kunci utama kemenangan kita,” tegasnya.
 
Lebih jauh, mantan alumni Akademi Kepolisian tahun 1994 ini menyoroti kondisi geografis Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang sangat strategis namun juga memiliki tantangan tersendiri.
 
“Babel kita ketahui sangat kaya dan memiliki posisi strategis sebagai provinsi kepulauan. Namun, kondisi ini juga menyimpan potensi tantangan, terutama adanya potensi 'jalur tikus' yang harus kita tutup rapat-rapat demi melindungi masyarakat,” tambahnya.
 
SAKA ANTI NARKOBA: GARIS DEPAN PENCEGAHAN
 
Salah satu fokus strategi yang digalakkan saat ini adalah penguatan peran Saka Pramuka Anti Narkoba. Melalui pengukuhan dan pembekalan yang dilakukan, BNN memastikan bahwa upaya pencegahan harus dimulai dari akar, yakni generasi muda dan lingkungan masyarakat.
 
“Program Saka Pramuka Anti Narkoba ini adalah bagian tak terpisahkan dari upaya pencegahan jangka panjang. Ini adalah konsentrasi kita bersama, dan kita sepakat bahwa narkoba adalah musuh nyata masyarakat dan bangsa yang harus dimusnahkan,” pungkasnya.
 
Dengan semangat sinergi ini, diharapkan wilayah Bangka Belitung akan semakin steril dari ancaman narkotika, menciptakan generasi yang sehat dan daerah yang aman.
 
 Nyimas Yeni Lestari
 
Tim Redaksi

0 Komentar