Infokasus.id GOWA,Sulawesi Selatan 12 MEI 2026 – Di tengah gelombang ancaman peredaran dan penyalahgunaan narkotika yang kian mengintai masa depan generasi muda, kehadiran aparat penegak hukum yang berprinsip tegas namun berhati nurani, menjadi penyangga utama harapan masyarakat. Perang melawan narkoba bukan sekadar urusan penindakan hukum, melainkan sebuah perjuangan luhur bersama, demi menjaga keutuhan, kehormatan, dan masa depan bangsa dari jurang kehancuran.
Semangat itulah yang kembali ditegaskan dengan lugas dan penuh keyakinan oleh Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Gowa, melalui gerakan strategis bertajuk “Zero Tolerance for Drugs” tanpa kompromi sedikit pun terhadap peredaran barang haram. Di bawah komando Kasat Resnarkoba Polres Gowa, IPTU Firman, S.H., M.H., visi ini dihadirkan bukan hanya sebagai program kerja institusi, melainkan wujud nyata pengabdian tulus untuk melindungi generasi penerus bangsa dari jeratan bahaya yang mematikan.
Dalam keterangan eksklusifnya kepada awak media, Selasa (12/5/2026), IPTU Firman menegaskan bahwa setiap keberhasilan pengungkapan kasus maupun pembongkaran jaringan narkoba, memiliki makna yang jauh melampaui catatan prestasi kinerja. Bagi beliau, pemberantasan narkoba adalah amanah besar, dan melindungi masyarakat dari dampak buruknya adalah kehormatan tertinggi sebagai abdi negara.
“Menjaga generasi bukan hanya tugas rutin, melainkan pengabdian sejati. Mengungkap jaringan narkoba memang sebuah prestasi kerja, namun menyelamatkan masyarakat dari bahaya narkoba adalah sebuah kehormatan yang tak ternilai nilainya.” tegas IPTU Firman dengan nada berwibawa namun penuh kepedulian.
Satresnarkoba Polres Gowa juga menegaskan jati diri pelayanan yang dipegang teguh: tegas dalam penindakan, namun tetap humanis dalam pendekatan. Profesionalisme tinggi, kepekaan terhadap risiko yang mengancam pemuda, serta sinergi yang erat dengan seluruh elemen masyarakat, menjadi tiga pilar kokoh yang dijadikan landasan untuk mewujudkan lingkungan hidup yang aman, sehat, dan bersih sepenuhnya dari narkotika.
Hingga saat ini, narkotika masih menjadi musuh bersama yang paling berbahaya, mampu merusak potensi, mimpi, dan masa depan kaum muda yang seharusnya menjadi kekuatan pembangun daerah. Oleh sebab itu, pihak kepolisian tidak bisa berjalan sendiri dalam misi suci ini. IPTU Firman secara khusus mengajak seluruh lapisan masyarakat mulai dari keluarga, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuka pendidikan, hingga para pemuda — untuk bahu-membahu bergabung dalam barisan pertahanan.
Langkah nyata yang diharapkan meliputi peningkatan pengawasan di lingkungan masing-masing, penyebaran edukasi bahaya narkoba secara berkelanjutan, serta keberanian untuk melapor segera apabila menemukan aktivitas atau tanda-tanda peredaran barang haram di sekitar tempat tinggal. Semakin erat jalinan kerja sama, semakin sempit ruang gerak bagi para pelaku kejahatan narkotika untuk berkeliaran.
Dengan semangat besar “Gowa Bersinar” Bersih dari Narkoba, Satresnarkoba Polres Gowa menaruh harapan besar agar kesadaran kolektif masyarakat terus tumbuh dan menguat. Hal ini diyakini akan menjadi kekuatan terbesar yang mampu memutus mata rantai peredaran narkoba, sekaligus menjamin agar Kabupaten Gowa tetap menjadi wilayah yang aman, damai, dan melahirkan generasi muda yang sehat, cerdas, serta berkarakter mulia.
Komitmen IPTU Firman dan jajarannya jelas dan tak tergoyahkan: tidak ada toleransi sedikit pun bagi narkoba, demi masa depan yang cerah bagi setiap anak, pemuda, dan keluarga di Gowa.
(Restu)

0 Komentar