KAPOLDA BABEL: BERBUAT BAIK ADALAH KUNCI EMAS JAGA KEPERCAYAAN RAKYAT, TAK ADA TOLERANSI BAGI PENYALAHGUNA NARKOBA

Infolasus.id BANGKA BELITUNG ,11 MEI 2026 - Menjaga kepercayaan masyarakat adalah modal terbesar dan kemuliaan tertinggi bagi institusi kepolisian. Pesan tegas, tajam, dan penuh makna itu ditekankan langsung oleh Kepala Kepolisian Daerah Bangka Belitung, Irjen Pol Viktor T. Sihombing, saat memimpin apel pagi di halaman Markas Polda Babel, Senin (11/5/2026). Di hadapan seluruh Pejabat Utama, personel Polri, dan Aparatur Sipil Negara lingkup Polda, Viktor memberikan arahan mendalam: teruslah berbuat baik, pertahankan dedikasi, dan buktikan bahwa kehadiran Polri senantiasa menjadi kebanggaan dan tempat bersandar rakyat.

Dalam amanatnya, Viktor mengapresiasi setinggi‑tingginya kinerja seluruh jajaran yang telah bekerja maksimal, berdedikasi tinggi, dan mampu menghadirkan pelayanan yang disambut tanggapan positif oleh masyarakat luas. Menurutnya, respon baik dari rakyat bukanlah kebetulan, melainkan buah nyata dari ketulusan dan kerja keras yang telah ditanamkan setiap hari.
 
“Saya telah menerima laporan menyeluruh terkait pelaksanaan tugas rekan‑rekan. Semua mendapatkan tanggapan dan penilaian positif dari masyarakat. Pertahankan, pupuk, dan tumbuhkan terus pencapaian ini. Ingat satu hal paling mendasar: hanya dengan berbuat baiklah, kepercayaan masyarakat bisa kita raih, kita miliki, dan kita jaga abadi,” tegas Viktor dengan nada tegas dan berwibawa.
 
Menyadari bahwa belum semua aspek pelayanan sempurna seratus persen, Viktor — yang sebelumnya menjabat Kepala Divisi Hukum Polri — mengingatkan dengan bijak: apabila masih ada keluhan atau penilaian masyarakat yang kurang berkenan, hal itu jangan dipandang sebagai penghalang atau kegagalan. Justru, itu adalah cermin, koreksi jujur, dan bahan bakar motivasi agar kinerja terus diperbaiki, disempurnakan, dan ditingkatkan kualitasnya.
 
“Masih ada hal yang belum sempurna, masih ada penilaian yang kurang berkenan. Anggaplah itu koreksi mahal dan motivasi nyata bagi diri kita semua. Yakinlah, kekurangan pasti selalu ada, tapi yang terpenting adalah bagaimana kita menyikapinya. Ubah kekurangan menjadi kekuatan, maksimalkan kemampuan, dan tampilkan pelayanan terbaik, paling benar, dan paling nyaman bagi masyarakat,” tambahnya.
 
Pemimpin tertinggi kepolisian di Tanah Serumpun Sebalau ini juga menegaskan rantai komando dan kesatuan gerak. Pihaknya di tingkat Polda wajib menjadi teladan, patokan, dan standar kinerja tertinggi bagi seluruh jajaran mulai dari tingkat Polres hingga Polsek di seluruh wilayah hukum. Soliditas dan kekompakan mutlak diperlukan, sebab Polda, Polres, dan Polsek adalah satu tubuh, satu jiwa, dan satu kesatuan utuh yang membawa nama besar institusi.


“Kita di Polda menjadi acuan dan cermin bagi wilayah di bawahnya. Maka kita harus paling solid, paling kompak, dan saling mengingatkan dalam kebaikan. Ingat, kita satu kesatuan. Citra baik Polda Babel dibangun dari kerja sama semua elemen, dari atas sampai bawah, bergerak serentak satu arah demi kemajuan bersama,” pintanya tegas.
 
Di tengah arahan itu, Viktor melontarkan peringatan keras tanpa kompromi, menyangkut musuh terbesar ketertiban dan integritas: penyalahgunaan narkotika. Ia menegaskan, sejak hari pertama bertugas di Bangka Belitung, pemberantasan narkoba dan penjagaan anggota dari jeratan zat berbahaya ini menjadi prioritas utama dan konsentrasi mutlak.
 
“Ini peringatan keras, tegas, dan mutlak: TIDAK ADA TOLERANSI, TIDAK ADA PERTIMBANGAN, DAN TIDAK ADA PENGECUALIAN! Seorang aparat penegak hukum tidak saja dilarang keras menyentuh dan menggunakan narkoba, tetapi wajib menjadi garda terdepan yang mampu meniadakan keberadaan barang haram itu di mana pun. Barang siapa melanggar, merusak amanah, dan terjerat, siap menghadapi sanksi berat dan pemecatan. Kami bersihkan barisan ini dari noda narkoba sampai tuntas,” serang Viktor tajam dan dingin.
 
Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke‑78 pada 1 Juli mendatang, Kapolda mengajak seluruh jajaran menjadikan momen ini sebagai momentum kebangkitan kebersamaan. Berbagai kegiatan dan perlombaan yang digelar, tidak boleh sekadar seremonial belaka. Segala kegiatan harus menjadi jembatan erat yang menyatukan Polri dan masyarakat, menjadi wujud rasa syukur atas pengabdian, sekaligus bukti nyata kedekatan jiwa Polisi dan rakyat.
 
“Bulan ini adalah bulan kebersamaan, bulan bakti dan pengabdian kami. Segala kegiatan kita arahkan untuk mempererat hubungan, meningkatkan citra, dan menebar manfaat seluas‑luasnya. Ini wujud rasa syukur kami dalam merayakan HUT Bhayangkara nanti. Semoga ke depan, Polisi Bangka Belitung semakin baik, semakin berbakti, dan senantiasa menjadi kebanggaan serta tempat percaya seluruh lapisan masyarakat,” pungkas Irjen Pol Viktor T. Sihombing menutup arahan dengan penuh harap dan tekad kuat.
 
Apel pagi itu berjalan khidmat, tertib, dan penuh semangat baru. Pesan intinya jelas dan membekas di dada setiap anggota: Berbuat baiklah terus, karena kepercayaan rakyat adalah kemuliaan terbesar yang wajib dijaga sampai akhir masa tugas.
Nyimas Yeni Lestari

0 Komentar