Infokasus.id LANDAK, KALBAR – Langkah tegas dan strategis kembali ditempuh Lembaga Swadaya Masyarakat Monjyor Aparatur Untuk Negara dan Golongan (MAUNG). Sebagai wujud nyata peran serta masyarakat dalam pengawasan dan penegakan hukum, MAUNG secara resmi menjadikan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Landak sebagai mitra utama dan strategis. Kemitraan ini dibangun atas dasar semangat mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, profesional, transparan, serta bebas dari praktik korupsi dan penyimpangan, atau yang dikenal sebagai Clean and Good Governance.
Silaturahmi dan pertemuan penting ini berlangsung hangat dan penuh makna, Rabu (06/05/2026). Rombongan MAUNG dipimpin langsung oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat, Hadysa Prana, dan diterima secara resmi oleh Kepala Seksi Intelijen Kejari Landak, Palito Hamonangan, S.H., beserta jajaran staf. Pertemuan ini menjadi babak baru penguatan sinergi antara elemen masyarakat sipil dengan institusi penegak hukum, demi menjaga integritas dan kinerja aparatur negara di wilayah Kabupaten Landak.
Pertemuan ini dilatarbelakangi oleh kesamaan visi: memastikan setiap kebijakan, program, dan pelayanan publik berjalan sesuai koridor hukum, berpihak pada kepentingan rakyat, dan dilaksanakan dengan prinsip akuntabilitas tinggi. Di sinilah posisi MAUNG hadir dan mengambil peran — bukan sebagai pihak yang menguji atau mencari cela, melainkan sebagai mitra kawal yang konstruktif, sekaligus menjadi mata dan telinga masyarakat yang paling peka terhadap segala bentuk penyimpangan atau ketidaksesuaian di lapangan.
HADYSA PRANA: HADIR SEBAGAI MITRA, KAWAL AGAR BERJALAN LURUS DAN BENAR
Dalam keterangannya, Ketua Umum MAUNG, Hadysa Prana, menegaskan kehadiran organisasinya didasari niat tulus dan tanggung jawab kebangsaan. Menurutnya, keberadaan LSM adalah bagian dari mekanisme kontrol sosial yang sah dan sangat dibutuhkan untuk menjaga roda pemerintahan tetap berjalan di jalur yang benar. Kemitraan dengan Kejaksaan Negeri Landak dipandang sebagai langkah paling tepat dan efektif agar setiap temuan, masukan, atau aspirasi masyarakat dapat disalurkan, ditindaklanjuti, dan diselesaikan melalui jalur hukum yang benar.
"Kami hadir bukan untuk mencari kesalahan, bukan pula untuk merongrong kewibawaan pemerintahan. Kami hadir murni sebagai mitra strategis, sebagai penyeimbang, dan pengawal agar aparatur negara bekerja selalu berpegang pada koridor hukum, aturan, dan kepentingan masyarakat serta negara. Kejaksaan adalah garda terdepan penegakan hukum, dan kami berharap sinergi ini menjadi jembatan kuat: kami sampaikan apa yang kami lihat dan dengar dari rakyat, dan Kejari Landak memastikan semuanya ditindaklanjuti secara tegas dan adil," tegas Hadysa Prana dengan lugas dan berwibawa.
Ia menambahkan, MAUNG bertekad terus hadir, peka, dan aktif. Organisasi ini siap menjadi wadah aspirasi, sekaligus garda pengawas yang memastikan tidak ada hak rakyat yang terabaikan, dan tidak ada kekuasaan yang disalahgunakan.
PALITO HAMONANGAN: KAWALAN MASYARAKAT ADALAH NAFAS KESEHATAN PEMERINTAHAN
Merespons inisiatif ini, Kasi Intel Kejari Landak, Palito Hamonangan, S.H., menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi‑tingginya. Ia menilai kehadiran MAUNG adalah bentuk kepedulian nyata warga negara terhadap kemajuan dan kualitas pemerintahan di daerah. Menurutnya, pengawasan dan masukan dari elemen masyarakat seperti LSM merupakan kebutuhan mutlak, bahkan menjadi nafas yang menyehatkan tata kelola pemerintahan. Tanpa kawalan masyarakat, penegakan hukum dan pencegahan penyimpangan akan berjalan berat dan terbatas jangkauannya.
"Kami sangat menyambut baik langkah MAUNG. Kepedulian dan kehadiran mereka sangat kami butuhkan. Kejaksaan Negeri Landak membuka pintu selebar‑lebarnya bagi laporan, masukan, dan informasi dari masyarakat maupun organisasi kemasyarakatan. Pengawasan dari luar adalah cermin yang jujur bagi kami dan seluruh aparatur. Ini cara terbaik menjaga integritas, menjauhkan diri dari praktik buruk, dan memastikan kinerja benar‑benar bermanfaat bagi rakyat," ujar Palito Hamonangan tegas.
"Mari kita bergerak beriringan, bahu‑membahu. Sinergi ini harus berbuah hasil: mewujudkan Landak yang tertib hukum, bersih, transparan, dan makmur. Bersama kita jaga, bersama kita bangun kepercayaan publik terhadap institusi negara," tambahnya.
KOMITMEN BERSAMA: PELAYANAN PRIMA, PEMERINTAHAN BERSIH
Pertemuan strategis ini berlangsung dalam suasana akrab, terbuka, dan konstruktif. Diakhiri dengan kesepakatan kokoh: kedua belah pihak akan menjalin komunikasi yang intensif, berbagi informasi, dan bekerja sama secara berkelanjutan. Kemitraan ini kini berdiri sebagai bukti nyata, bahwa kekuatan kontrol sosial dan kekuatan penegakan hukum telah menyatu dalam satu tujuan mulia: menciptakan tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan bebas dari maladministrasi.
Kini, MAUNG dan Kejaksaan Negeri Landak berjalan beriringan. Sebuah ikatan kekuatan baru telah terjalin, demi menjamin hak rakyat, menegakkan kebenaran, dan mengantarkan Kabupaten Landak menuju masa depan yang lebih bersih, lebih adil, dan lebih sejahtera bagi seluruh warganya.
Publisher : Infokasus.id
Penulis : TIM MAUNG

0 Komentar