Infokasus.id SUNGAILIAT 17 Mei 2026— Lokasi perjudian konvensional yang populer dengan sebutan Lapak "Kerek" di jl Cendana desa Rebo, disinyalir mulai kembali menunjukkan tanda-tanda aktivitas. Meski sempat tiarap selama beberapa hari pasca menerima atensi khusus dari Kapolres Bangka AKBP Deddy Dwitiya Putra, sejumlah terduga pemain kini dilaporkan mulai kembali mendatangi lokasi tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sumber di lapangan, para pengunjung yang datang diduga tengah menunggu momentum tepat untuk mengaktifkan kembali praktik perjudian secara penuh.
"Mereka hanya tutup sementara," ujar salah seorang sumber terpercaya di lokasi tersebut.
Kembali berdatangannya para pemain di lapak tersebut setiap harinya,memicu spekulasi miring. Beredar dugaan kuat bahwa tutupnya sementara lapak "Kerek" beberapa hari lalu sengaja dilakukan setelah pihak pengelola menerima "bocoran alus".
Informasi mengenai adanya laporan masyarakat serta atensi langsung dari Kapolres Bangka diduga kuat telah bocor. Hal inilah yang ditengarai membuat pihak bandar bergerak cepat untuk menghentikan operasional sementara guna menghindari penggerebekan, sebelum akhirnya kini mulai bersiap untuk buka kembali.
Dari pantauan sekilas di lokasi, tampak sejumlah orang mulai berkumpul. Beberapa pengunjung hanya melakukan aktivitas permainan diduga judi kartu.
Kendati demikian, situasi di dalam lapak masih diselimuti atmosfer kewaspadaan tinggi. Para pengunjung tampak sangat responsif dan merasa terganggu bila ada yang datang, terutama kedatangan orang asing atau pihak-pihak yang tidak mereka kenali yang mendekati lokasi.
Sebelumnya, pihak Kepolisian Resor Bangka di bawah kepemimpinan AKBP Deddy Dwitiya Putra telah mengikuti arahan kapolri untuk memberantas segala bentuk penyakit masyarakat (pekat), termasuk praktik judi online dan konvensional.
Atensi tegas dari pimpinan tertinggi Polres Bangka tersebut,sempat membuat lapak "Kerek" yang biasanya ramai, mendadak sepi. Namun, dengan munculnya dugaan keterlibatan oknum yang menjadi "mata dan telinga" pihak bandar, komitmen pemberantasan ini kini benar-benar diuji.
Kami akan terus memantau perkembangan lokasi,selanjutnya berupaya melakukan konfirmasi dan meminta tanggapan resmi dari pihak Kepolisian Resor Bangka terkait kembali berkumpulnya para pemain, serta isu miring mengenai dugaan kebocoran informasi tersebut. (Red)

0 Komentar