Infokasus.id SOPPENG Sulawesi Selatan  10 MEI 2026 - Di bawah hangatnya sinar pagi Minggu, pukul 08.00 WITA, suasana di Desa Pising, Kecamatan Donri‑Donri, berubah menjadi penuh makna dan harapan. Satuan Reserse Narkoba Polres Soppeng hadir membawa pesan suci dan ilmu berharga, melaksanakan kegiatan Pembinaan dan Penyuluhan bahaya narkoba — sebuah langkah tulus untuk merawat masa depan, menjaga kemurnian generasi muda, dan menjadikan lingkungan desa ini senantiasa bersih, sehat, dan aman dari jeratan barang terlarang.

Kegiatan mulia ini dipimpin langsung oleh Kepala Sat Res Narkoba Polres Soppeng, AKP Heriyadi Nur, S.E., M.M., didampingi jajaran personel yang berdedikasi tinggi. Di hadapan warga, para pemuda, dan tokoh masyarakat, mereka memaparkan pemahaman mendalam, lembut namun tegas, merangkai penjelasan dari sudut pandang agama, kesehatan jasmani‑rohani, hingga dampak di kehidupan sosial kemasyarakatan.
 
Disampaikan dengan sepenuh hati, bahwa seluruh ajaran agama dengan tegas melarang penggunaan dan peredaran narkoba. Pasalnya, zat berbahaya ini bagai racun yang merusak segala keindahan ciptaan Tuhan: merobek kesehatan fisik, mengaburkan akal sehat, menumbuhkan ketergantungan yang mematikan, hingga memutus harapan dan menghancurkan masa depan generasi penerus bangsa.
 
Dari sisi kesehatan, dijelaskan pula dampak mengerikan yang dibawa narkoba: kerusakan fungsi otak dan daya ingat yang tak bisa kembali pulih, risiko penyakit jantung yang mengancam nyawa, hingga gangguan organ pencernaan yang melemahkan tubuh perlahan namun pasti. Sementara dalam kehidupan bermasyarakat, narkoba menjadi bibit kehancuran: memicu putus sekolah, meluntur rasa tanggung jawab, memutus tali silaturahmi, serta mengikis habis kepatuhan terhadap norma, adat, dan nilai‑nilai luhur yang dipegang teguh masyarakat kita.
 
Kepala Kepolisian Resor Soppeng, AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., memberikan apresiasi mendalam dan dukungan penuh atas langkah preventif dan edukatif yang terus digalakkan jajaran Sat Res Narkoba. Baginya, pencegahan adalah benteng paling kuat, dan edukasi adalah senjata paling indah untuk melawan bahaya ini sejak dini.


"Pencegahan bahaya narkoba bermula dari rumah sendiri, bermula dari lingkungan keluarga, dan bermula dari kesadaran masyarakat. Langkah seperti ini sangat berharga, karena kita sedang menyelamatkan masa depan anak cucu kita. Kami mengajak seluruh warga: mari bersatu tangan, jaga lingkungan kita, jaga anak muda kita, agar Bumi Latemmamala senantiasa bersih, damai, dan jauh dari noda narkoba," ujar Kapolres lembut namun berwibawa.
 
Senada dengan itu, AKP Heriyadi Nur juga mengingatkan bahwa kalangan pemuda adalah kelompok paling berharga namun juga paling rentan tergoda, akibat dinamika pergaulan dan pengaruh lingkungan. Maka, penyuluhan ini menjadi cahaya penuntun agar mereka makin paham bahaya yang mengintai, berani berkata “TIDAK” pada segala bentuk tawaran narkoba, dan teguh menjaga diri di jalan yang benar.
 
"Narkoba tidak hanya merusak tubuh, tapi mencabut masa depan, mematikan harapan, dan mencederai kemuliaan bangsa. Lewat pertemuan ini, kami berharap benih kesadaran tumbuh subur di setiap hati, sehingga setiap pemuda tumbuh menjadi pribadi sehat, berilmu, dan membanggakan orang tua serta tanah air," ungkapnya penuh harap.
 
Kegiatan berlangsung dalam suasana akrab, hangat, dan penuh antusiasme. Warga Desa Pising menyambut baik dan memberikan respon positif, bahkan berharap edukasi indah ini terus berlanjut dan menyebar ke seluruh pelosok desa, agar kesadaran makin kokoh dan perlindungan makin kuat.
 
Inilah bukti nyata komitmen Polres Soppeng: hadir, mendidik, dan merawat masyarakat demi mewujudkan generasi muda yang cerdas, sehat, berprestasi, serta lingkungan hidup yang aman, damai, dan berkualitas tinggi.
Humas Polres Soppeng

Humas Polres Soppeng