Infokasus.id AMBON - Guna memastikan penyelenggaraan tugas dan fungsi pemasyarakatan berjalan semakin optimal, profesional, dan berkeadaban, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon melaksanakan kegiatan pembinaan internal yang strategis pada Senin (18/05/2026). Dalam momen tersebut, seluruh elemen jajaran menerima pengarahan langsung dari Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Ambon, Hendra, yang menitikberatkan pada urgensi peningkatan mutu pelayanan publik sebagai ujung tombak kepercayaan masyarakat.
Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam menyelaraskan gerak langkah organisasi, sekaligus memantapkan komitmen seluruh personel untuk senantiasa menghadirkan pelayanan yang tidak hanya cepat dan tepat, namun juga menyentuh aspek kemanusiaan. Segala upaya ini dijalankan dengan berpedoman kokoh pada semangat dan budaya kerja PRIMA: Profesional, Responsif, Integritas, Melayani, dan Amanah.
Dalam paparan arahannya, Kalapas Ambon, Hendra, menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan bukanlah pekerjaan sesaat atau bersifat insidental, melainkan kewajiban mutlak yang harus dilakukan secara berkelanjutan oleh setiap petugas, dari jenjang pimpinan hingga pelaksana di lapangan.
Ia mengingatkan bahwa pelayanan yang diberikan kepada masyarakat memiliki makna yang jauh lebih luas daripada sekadar pemenuhan urusan administrasi atau prosedural. Setiap interaksi yang terjadi adalah cerminan wajah institusi pemasyarakatan di mata publik. Oleh sebab itu, pelayanan harus dijalani dengan kesadaran penuh tanggung jawab, ketelitian yang tinggi, serta jiwa pelayanan yang humanis dan santun.
“Setiap petugas harus memegang teguh pemahaman bahwa apa yang kita berikan adalah representasi langsung dari nama besar institusi Pemasyarakatan. Maka dari itu, sikap profesionalisme dalam bekerja, kecepatan merespons kebutuhan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai integritas, harus benar-benar hidup dan diterapkan dalam setiap langkah pelaksanaan tugas sehari-hari,” tegas Hendra di hadapan seluruh personel.
Di tengah dinamika zaman yang terus berubah dan tuntutan masyarakat yang kian berkembang, Hendra juga mendorong agar seluruh jajaran memiliki kemampuan adaptasi yang tangguh. Hal ini mencakup peningkatan kedisiplinan, ketepatan waktu pelayanan, hingga kecakapan dalam memberikan solusi yang akurat dan tidak berbelit-belit terhadap berbagai persoalan atau kebutuhan yang dihadirkan masyarakat.
Tak kalah penting, ia kembali mengingatkan pondasi utama yang tak boleh ditawar lagi, yakni integritas dan etika kerja. Bagi Hendra, integritas adalah nafas dari pelayanan publik. Tanpa kejujuran, keterbukaan, dan akuntabilitas, kepercayaan masyarakat akan mudah runtuh. Oleh karena itu, setiap petugas dituntut bekerja bersih, jauh dari praktik maladministrasi, serta senantiasa memegang teguh kode etik profesi.
“Integritas adalah harga mati. Kita bekerja bukan sekadar menyelesaikan pekerjaan, melainkan menjaga amanah rakyat. Jangan sampai ada celah yang merusak nama baik institusi hanya karena kelalaian atau ketidakjujuran individu,” tambahnya.
Selain penguatan aspek individu, Kalapas Ambon juga menekankan pentingnya membangun sinergi yang kuat dan komunikasi yang lancar antar sesama elemen. Lingkungan kerja yang solid, harmonis, dan kondusif dinilai sangat menentukan keberhasilan pelaksanaan program, kebijakan, maupun pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.
Lebih jauh, slogan PRIMA yang menjadi nafas organisasi dimaknai bukan sekadar rangkaian kata atau jargon semata, melainkan harus menjadi budaya kerja yang melekat. Nilai-nilai di dalamnya harus tercermin dalam setiap sikap dan tindakan, menjadikan pelayanan publik di lingkungan Pemasyarakatan semakin bermutu dan terpercaya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Rutan Ambon, Jefry Persulessy, menyambut baik dan mengapresiasi pengarahan yang diberikan. Menurutnya, arahan dari pimpinan menjadi energi baru sekaligus penguatan landasan bagi seluruh jajarannya untuk terus berbenah diri.
“Pengarahan yang disampaikan Bapak Kalapas menjadi penguatan mental dan motivasi besar bagi kami. Ini menjadi kompas yang makin jelas arahnya. Kami berkomitmen penuh untuk menjadikan semangat PRIMA sebagai pedoman mutlak dan tidak tergantikan dalam setiap pelaksanaan tugas pelayanan di Rutan Ambon,” ujar Jefry.
Ia menegaskan komitmennya untuk menjaga konsistensi. Perbaikan mutu pelayanan, peningkatan kedisiplinan, dan penguatan profesionalisme petugas akan terus dilakukan secara berkesinambungan, sebagai jawaban nyata atas harapan dan kepercayaan yang diberikan masyarakat.
Melalui kegiatan pembinaan ini, diharapkan seluruh jajaran Rutan Ambon kian kompak dan terpacu semangatnya. Semangat PRIMA diharapkan menjadi api yang terus menyala, melahirkan pelayanan publik yang cepat, tepat, beradab, dan berintegritas tinggi, demi mewujudkan cita-cita pemasyarakatan yang lebih maju, bermartabat, dan dicintai masyarakat.
(C)

0 Komentar