⚡ Breaking LIVE

GERBANG PENGAMANAN TERBUKA LEBAR 11 TAHANAN KABUR SEKALIGUS DI POLRES KOLAKA UTARA; ALAT BOBOL DIDUGA DIMASUKKAN LEWAT JALUR RESMI, PETUGAS DIPERIKSA KARENA KELALAIAN BERAT

Ditulis dan disunting oleh Tim Redaksi InfoKasus.id · Standar Editorial
📋 Daftar Isi
    Infokasus.id Kolaka Utara Sulawesi Tenggara, 3 JULI 2026 - Rumah Tahanan Polres Kolaka Utara terbukti bukan lagi tempat terkunci aman, melainkan fasilitas yang pengawasannya retak parah: tepat menjelang subuh, sebelas orang tahanan berhasil meloloskan diri serentak. Kejadian ini bukan sekadar kelalaian kecil  melainkan bukti nyata kegagalan total sistem pengamanan.

    Kesebelas orang itu sudah resmi ditetapkan DPO lewat surat DPO/S‑34/VII/2026/Satreskrim/Polres Kolaka Utara/Polda Sultra tanda tangan Kasat Reskrim Ipda Maharani:
    Nasrudin, Sahrul, Taslim, Rama Fitrah, Paril, Muh. Idris, Ilham alias Ilo, Junaedi, Agrifaldi, Muh. Sidiq, Irwan S.
     
    CELAH DIBUKA DARI DALAM: ALAT PEMOTONG DIBOLEHKAN MASUK LEWAT JAM BESUK
     

    Modus yang terungkap sangat mengerikan dan menunjuk kelemahan mendasar:
    Terali besi sel dipotong dan dibobol dengan tenaga cukup besar
    Gergaji atau alat tajam diselundupkan tersembunyi dalam makanan bawaan keluarga lewat jalur kunjungan yang seharusnya diperiksa ketat
    Dilakukan tepat saat jam paling rawan dan pengawasan paling santai dini hari menjelang subuh
     
    Sampai kini, pihak kepolisian BELUM BERANI MENGONFIRMASI ATAU MENJELASKAN HAL INI SECARA TERBUKA.

    PETUGAS YANG BERTUGAS: DIPERIKSA SEBAGAI TANDA KELALAIAN YANG TAK TERMAFKAN
     
    Seluruh personel piket saat kejadian sedang diperiksa mendalam. Ini bukan sekadar pengecekan rutin melainkan pengakuan tersirat bahwa pengamanan berjalan santai, tidak waspada, atau bahkan membiarkan celah terbuka lebar.
     
    Pertanyaan tajam tak terelakkan:
     
    Apakah sekadar kurang teliti, atau ada kelonggaran yang disengaja demi memudahkan jalan keluar?
     
    PENGEJARAN DILAKUKAN , NAMUN KETERANGAN RESMI DITAHAN
     

    Jalan‑jalan utama dan pintu keluar wilayah diperketat, pasukan dikerahkan mengejar namun Kasi Humas Polres Kolaka Utara TETAP DIAM SERBA TAK BERSUARA. Tak ada penjelasan resmi, tak ada pertanggungjawaban atas kegagalan sistem yang membiarkan 11 orang kabur sekaligus.
     
    Kebisuan ini justru makin memperkuat dugaan: ada hal yang ingin ditutupi.
     
    PELIPUT: DEDI KADIR
    CATATAN REDAKSI: 



    Menjunjung hak jawab dan asas praduga tak bersalah -UU Pers No 40 Tahun 1999

    #KolakaUtara • #RutanGagalAmankan • #11TahananKabur • #CelahPengamanan • #KeteranganDitahan 


    Ditulis oleh INFO KASUS

    Tim redaksi InfoKasus.id menyajikan berita hukum, kriminal, politik dan sosial secara aktual dan berimbang. Baca Pedoman Media Siber kami ›

    Komentar

    Posting Komentar

    Home Populer
    Kategori Berita
    Hukum Kriminal Politik Ekonomi Sosial Daerah Nasional