INFOKASUS.ID SOPPENG SULAWESI SELATAN- Pagi yang cerah menyambut pertemuan yang hangat. Di Cafe Crown, Jalan Lakita, Kelurahan Lalabata Rilau, Jumat (25/9/2026), pukul 10.00 WITA, tak ada jarak antara seragam dan warga. Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H. duduk berdampingan mendengar, menyapa, dan membuka hati lewat kegiatan Jumat Curhat.
Beliau didampingi Wakapolres, para pejabat utama, personel satuan, Masyarakat Peduli Api (MPA), anggota Pramuka Saka Bhayangkara, serta warga yang datang dengan harapan dan suara mereka.
Bukan Dari Balik Meja - Tapi Bersanding
"Ini bukan pertemuan pemberintah. Ini pertemuan kita," ujar Kapolres membuka suasana. "Saya datang ke sini karena ingin mendengar langsung apa yang dirasakan, apa yang dikhawatirkan, apa yang diharapkan. Setiap suara Anda adalah peta bagi kami untuk melayani lebih baik."
Satu per satu warga berbicara. Tak ada yang dipersulit. Tak ada yang ditunda.
Satu Panggilan, Bukti Nyata Hadirnya Pelayanan
Ketika warga bertanya: "Kalau ada kejadian mendesak, ke mana kami lapor?" Kapolres tidak hanya menjawab. Beliau mengangkat telepon dan menekan 1-1-0 di hadapan semua orang.
Dering tak lama. Suara petugas langsung terdengar.
"Lihatlah," kata Kapolres sambil menatap hadirin. "110 itu bukan sekadar nomor. Itu adalah tangan kami yang selalu terulur. Di mana pun Anda, kapan pun Anda butuh hubungi, dan kami datang."
Warga tersenyum, tenang. Mereka tidak hanya mendengar janji mereka melihat buktinya.
Keamanan Bukan Tugas Satu Pihak Ini Janji Bersama
Kapolres kemudian menatap para tetua, pemuda, dan anggota MPA:
"Musim kemarau datang. Api bisa datang tanpa panggilan. Pencegahan tidak bisa hanya dari kami. Mata Anda, telinga Anda, kepedulian Anda itulah benteng terkuat."
Kepada anggota Saka Bhayangkara yang hadir, beliau berpesan lembut:
"Kalian adalah harapan. Jaga lingkungan, jaga ketertiban, jaga nama baik tempatmu. Bangunlah kebiasaan baik sejak muda karena Soppeng milik kalian kelak."
Persahabatan yang Tak Akan Pudar
Sesi tanya-jawab mengalir seperti percakapan keluarga. Keluhan disimak, saran dicatat, harapan direspon dengan jujur.
Menjelang penutup, Kapolres menggenggam erat kata-kata ini:
"Hubungan kita inilah yang paling berharga. Polisi butuh mata Anda di setiap sudut. Anda butuh kehadiran kami saat dibutuhkan. Selama kita saling menjaga, tak ada persoalan yang tak bisa diselesaikan."
Kegiatan berakhir pukul 11.00 WITA bukan sebagai acara yang selesai, melainkan sebagai persahabatan yang baru saja dimulai. Warga pulang dengan tenang, dan Kapolres kembali dengan bekal suara yang tulus: kami bersama Anda.
Hms


Komentar
Posting Komentar