INFOKASUS.ID BOGOR, 26 SEPTEMBER 2026 - Suara lantang menggema dari Kabupaten Bogor. Pakar Hukum Internasional sekaligus tokoh masyarakat, Prof. Dr. Sutan Nasomal, S.H., M.H. menegaskan bahwa korupsi yang menjerat birokrasi di Kabupaten Bogor bukan sekadar persoalan oknum bawah melibatkan dari pucuk pimpinan hingga akar jajarannya. KPK diminta tidak bertele-tele: bersihkan dari atas sampai bawah, jangan setengah-setengah, jangan menunggu perintah pusat.
25 Tahun Korupsi Menumpuk, Pertanahan Paling Mencederai
Prof. Sutan Nasomal menerima banyak aduan warga yang kecewa berat atas kualitas birokrasi di Kabupaten Bogor. Selama 25 tahun terakhir, angka dan jangkauan korupsi dinilai sangat luar biasa dan persoalan pertanahan menjadi yang paling pelik:
"Kasus tumpang tindih lahan di Kabupaten Bogor tidak akan beres dalam 10 tahun ke depan jika ditangani seperti biasa. Puluhan miliar rupiah habis di pengadilan per kasus, dan selalu bersandar pada kesalahan BPN tidak menutup celah, tidak menghentikan sertifikat ganda."
Belum lagi kerumitan program PTSL saat ini. Mafia tanah di tingkat desa hingga dinas dinilai ikut bermain. Prof. Sutan menegaskan: Polda Metro Jaya dan Polda Jawa Barat harus turun menyelidiki secara mendalam.
Sertifikat Ganda = Permainan Kotor yang Terorganisir
- Sertifikat tumpang tindih dan berkasus bukan kecelakaan ini sistem yang dibiarkan tumbuh
- BPN Kabupaten Bogor memerlukan tim khusus independen untuk membongkar kesalahan yang menumpuk puluhan tahun
- KPK saja tidak cukup; butuh sinergi penegak hukum yang tidak terpengaruh kekuasaan lokal
"Korupsi terjadi karena pimpinan di atas melindungi para 'tikus' di bawah. Aturan main diciptakan licin demi keuntungan segelintir orang. Jika hanya tangkap bawahan, pucuknya tetap mengatur tidak akan selesai."
TUNTUTAN TEGAS: Tangkap Pucuk Sampai Akarnya!
Prof. Sutan Nasomal menyuarakan kehendak masyarakat Kabupaten Bogor:
1. KPK tidak boleh basa-basi bersihkan dari pucuk pimpinan sampai jajaran terbawah, tanpa pandang pangkat
2. Jangan tunggu perintah pusat kerusakan di sini sudah terlihat, sudah dirasakan, sudah membuktikan
3. Tim independen khusus dibentuk untuk meninjau seluruh dokumen pertanahan, BPN, PTSL, dan sertifikat ganda
4. Polda Metro Jaya & Polda Jabar periksa keterlibatan jaringan mafia tanah dari desa hingga dinas
5. Jika hanya tangkap bawah, pucuk dibiarkan masyarakat akan menilai APH telah terkontaminasi
"Jangan diam membiarkan korupsi semakin dalam merusak Kabupaten Bogor. Rakyat semakin dimiskinkan sementara kantong segelintir orang semakin penuh. Keadilan tidak bisa menunggu."
Siapa yang Bicara
Prof. Dr. Sutan Nasomal, S.H., M.H.
- Pakar Hukum Internasional
- Ekonom & Presiden Partai Oposisi Merdeka Jenderal Kompii
- Ketua Umum YPLBH Profesor Sutan Nasomal
- Rektor Universitas Pronass
- Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia (PAMID) / Association of Young Indonesian Advocates
- Rektor Universitas Bermuda Indonesia (UBI)
Red
Home
› Artikel
PROF. DR. SUTAN NASOMAL: Korupsi di Bogor Melibatkan Pucuk Hingga Akar - KPK Jangan Basa-Basi, Tangkap Semua!
Ditulis dan disunting oleh Tim Redaksi InfoKasus.id · Standar Editorial
📋 Daftar Isi
Ditulis oleh
INFO KASUS
Tim redaksi InfoKasus.id menyajikan berita hukum, kriminal, politik dan sosial secara aktual dan berimbang. Baca Pedoman Media Siber kami ›

Komentar
Posting Komentar