INFOKASUS.ID , MUNTOK, BANGKA BARAT , Selasa, 15 September 2026 - Dua wajah kemajuan sekaligus ditampilkan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Muntok hari ini: pelayanan kesehatan yang berstandar tinggi, dan kemandirian pangan yang tumbuh dari ketekunan warga binaan. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Kepulauan Bangka Belitung, Ade Agustina, turun langsung meninjau keduanya, memberikan apresiasi tegas atas kerja nyata yang telah dibangun.
Klinik Berkapitasi BPJS: Satu-satunya di Babel, Dibangun dari Nol
Langkah pertama tertuju pada Klinik Rutan Muntok satu-satunya fasilitas kesehatan di lingkungan pemasyarakatan se-Kepulauan Bangka Belitung yang telah berakreditasi resmi, mengantongi izin operasional lengkap, serta dikelola tenaga kefarmasian dan penanggung jawab apotek yang mumpuni. Klinik ini telah terdaftar sebagai penyelenggara pelayanan berkapitasi BPJS.
Ade Agustina menyampaikan penghargaan mendalam atas perjuangan merintis sarana ini dari awal.
"Merintis itu bukan hal gampang. Banyak yang mungkin mengirakan tempat ini terpencil dan tertinggal. Padahal di sinilah, dari nol, ditata sedikit demi sedikit hingga menjadi layanan yang lengkap. Yang paling berat justru langkah para perintisnya mereka yang tak kenal lelah mewujudkannya," ujar Ade di lokasi peninjauan.
Kepala Rutan Muntok, Andre Ferly, menegaskan pencapaian ini bukan sekadar administrasi: jaminan penanganan medis WBP kini mencakup perawatan harian hingga penanganan kondisi darurat secara layak dan berkelanjutan.
Panen 304 Butir Telur: Ketahanan Pangan, Keterampilan, dan Harapan
Usai meninjau kesehatan, fokus beralih ke halaman peternakan. Kakanwil memimpin langsung panen telur ayam petelur dari populasi 700 ekor ayam produktif, menghasilkan 304 butir telur segar dalam sekali panen. Hasil ini akan didistribusikan untuk kebutuhan dalam sekaligus dijual guna membiayai keberlanjutan program.
"Hari ini kita saksikan sendiri: peternakan yang dikelola mandiri, hasilnya nyata, berkualitas, dan sehat. Ini bukti kerja nyata mendukung Asta Cita Presiden serta 15 Program Akselerasi Menteri khususnya penguatan ketahanan pangan nasional," tegas Ade.
Lebih dari sekadar hasil panen, program ini menanamkan keterampilan berwirausaha kepada warga binaan. Mereka pulang nanti bukan sekadar bebas, melainkan siap bekerja, mandiri, dan bermanfaat bagi lingkungannya.
Bukti Kerja, Bukan Sekadar Kata
Kunjungan ini dibuktikan dengan kehadiran jajaran pimpinan, Kepala Rutan Andre Ferly, serta perwakilan insan pers Ketua DPC PJS Bangka Barat Yopi Herwindo dan perwakilan PWI menegaskan: transparansi dan kemajuan berjalan beriringan.
Di Rutan Muntok, pembinaan bukan janji di atas kertas. Ia terlihat dari fasilitas yang merawat kesehatan, dan telur yang lahir dari ketekunan tangan warga binaan.
Nyimas
Home
› Artikel
TINJAU KLINIK AKREDITASI HINGGA PANEN TELUR, KAKANWIL BABEL APRESIASI KEMANDIRIAN DAN INOVASI RUTAN MUNTOK
Ditulis dan disunting oleh Tim Redaksi InfoKasus.id · Standar Editorial
📋 Daftar Isi
Ditulis oleh
INFO KASUS
Tim redaksi InfoKasus.id menyajikan berita hukum, kriminal, politik dan sosial secara aktual dan berimbang. Baca Pedoman Media Siber kami ›

Komentar
Posting Komentar