⚡ Breaking LIVE

Hari Pertama Bertugas, Kapolda Babel Serap Aspirasi Masyarakat Melalui Dialog Santai di Warung Kopi

Ditulis dan disunting oleh Tim Redaksi InfoKasus.id · Standar Editorial
📋 Daftar Isi

    INFOKASUS.ID PANGKALPINANG - Memasuki hari pertama bertugas sebagai Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Irjen Pol. Agus Wijayanto memilih pendekatan yang dekat dengan masyarakat, dengan langsung menyambangi warung kopi di pusat kota Pangkalpinang untuk mendengarkan harapan dan keluhan warga secara langsung, Rabu (21‑10‑2026).
     
    Dalam suasana percakapan santai, namun penuh makna, Kapolda menegaskan komitmen utama jajaran kepolisian untuk menghadirkan rasa aman bagi seluruh masyarakat Bangka Belitung. Ia juga menguraikan tiga fokus utama tugas ke depannya: pengamanan kekayaan alam daerah, pemberantasan peredaran narkoba, serta penindakan judi online yang semakin mengkhawatirkan.
     
    “Kepolisian diharapkan bisa mengamankan kekayaan alam ini agar dapat dimanfaatkan sebesar‑besarnya untuk negara dan rakyat. Kami memang memiliki tugas untuk itu dan siap melaksanakannya,” ujar Irjen Pol. Agus Wijayanto.
     
    Mantan Kapolda Kalimantan Utara ini menekankan pemberantasan narkoba sebagai program prioritas Kapolri yang harus ditangani secara tegas oleh seluruh jajaran. Ia juga menyoroti bahaya judi online yang telah menyasar generasi muda, yang tidak hanya merusak kondisi ekonomi keluarga, tetapi juga dapat menghancurkan masa depan anak‑anak bangsa.
    “Kami akan menindak tegas judi online. Ini juga merupakan program prioritas Bapak Kapolri,” tegasnya.
     
    Dalam pertemuan tersebut, Kapolda menerima beragam aspirasi warga, termasuk terkait persoalan infrastruktur daerah. Ia menyatakan akan memfasilitasi penyampaian masukan tersebut kepada pemerintah daerah agar dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing‑masing instansi.
     
    Bagi Irjen Pol. Agus Wijayanto, kunjungan ke warung kopi bukan sekadar kegiatan santai, melainkan wujud nyata arahan Kapolri untuk membangun kedekatan dan komunikasi terbuka antara kepolisian dan masyarakat.
    “Inilah harapan Bapak Kapolri, polisi bersama masyarakat. Polisi datang harus membuat masyarakat merasa aman, bukan malah meresahkan,” katanya.
     
    Ia mengapresiasi budaya gotong‑royong dan keakraban yang tumbuh di tengah masyarakat Bangka Belitung, yang dinilainya sebagai modal utama untuk memperkuat sinergi menjaga keamanan dan ketertiban wilayah.
    “Alhamdulillah, keakraban dan gotong royong di sini luar biasa. Ini adalah modal kita bersama. Polisi sebagai amanah harus menjaga itu semua,” ungkapnya.
     
    Kapolda berharap pendekatan dekat dengan masyarakat ini tidak hanya dilaksanakan di tingkat Polda, tetapi juga diteruskan secara berkelanjutan oleh seluruh jajaran mulai dari Polres, Polsek, hingga pos‑pos kepolisian di seluruh wilayah Bangka Belitung. Ia juga menginginkan agar kepolisian menjadi sosok yang nyaman dipercaya masyarakat, termasuk oleh anak‑anak sekolah, bukan figur yang ditakuti.“Cita‑cita Bapak Kapolri itu sederhana, bagaimana anak‑anak sekolah melihat polisi bukan dengan rasa takut, tetapi merasa nyaman ketika melihat Pak Polisi,” ujarnya.

    Di akhir dialog, Kapolda mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bahu‑membahu menjaga keamanan dan ketertiban di Bangka Belitung, guna mewujudkan daerah yang aman, damai, dan sejahtera.

    Nyimas

    Ditulis oleh INFO KASUS

    Tim redaksi InfoKasus.id menyajikan berita hukum, kriminal, politik dan sosial secara aktual dan berimbang. Baca Pedoman Media Siber kami ›

    Komentar

    Posting Komentar

    Home Populer
    Kategori Berita
    Hukum Kriminal Politik Ekonomi Sosial Daerah Nasional