Gerakan Cepat Berkat Sinergi Polri & Masyarakat
Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Irjen Pol Agus Wijayanto, menyampaikan keberhasilan tersebut di Rumkit Bhayangkara Polda Babel, Kamis (29/10/2026) siang. Menurutnya, keberhasilan ini tak lepas dari dukungan masyarakat yang sigap memberikan informasi.
"Berkat bantuan informasi dari masyarakat, tidak sampai 24 jam kita bisa menangkap pelaku sekitar pukul 21.45 di Pelabuhan Tanjung Kalian yang rencananya akan kabur melalui jalur laut," ungkap Kapolda.
Seluruh jajaran Polda Babel beserta Polres se-Babel segera bergerak cepat mengamankan setiap titik keluar-masuk dan melacak pergerakan pelaku, sehingga jalur pelarian dapat diputus dengan cepat.
Proses Hukum Tegas dan Tuntas
Pelaku kini telah diamankan dan akan dijerat dengan Pasal 458 ayat (1), dengan ancaman pidana maksimal hingga 15 tahun penjara.
"Saat ini, pelaku berinisial MA sudah kita amankan dan selanjutnya diproses secara tegas dan tuntas," tegas Irjen Pol Agus.Polisi masih mendalami motif di balik penembakan tersebut. Sementara itu, hasil pemeriksaan awal terhadap proyektil yang ditemukan menunjukkan senjata api yang digunakan diduga berupa revolver rakitan.
"Motifnya sementara masih kita dalami. Untuk jenis senpi yang digunakan, kita baru bisa melihat proyektil tadi setelah otopsi, yaitu jenis revolver yang kemungkinan diduga adalah rakitan," jelasnya.
Kapolda Kunjungi Keluarga Korban: Hadir, Dampingi, dan Bantu
Tak sekadar menangkap pelaku, Kapolda Babel yang didampingi Wakapolda, Brigjen Pol Murry Mirranda, beserta Pejabat Utama Polda Babel, menyempatkan diri menemui keluarga korban untuk menyampaikan belasungkawa yang tulus sekaligus memastikan perlindungan dan pendampingan bagi keluarga yang berduka.
"Kami dari Polda Babel turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum diterima di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberi kekuatan dan ketabahan," ucap Kapolda dengan nada yang penuh empati.
Polda Babel juga siap membantu segala kebutuhan keluarga, termasuk pengurusan jenazah korban.
"Nanti kita juga akan bantu, kita akan tanya kepada keluarganya apa yang dibutuhkan untuk pengurusan jenazah korban ini," pungkasnya.
Nyimas


Komentar
Posting Komentar