⚡ Breaking LIVE

Panen 70 Kg Ikan Lele, Lapas Narkotika Pangkalpinang Tunjukkan Keberhasilan Pembinaan Kemandirian

Ditulis dan disunting oleh Tim Redaksi InfoKasus.id · Standar Editorial
📋 Daftar Isi

    INFOKASUS.ID PANGKALPINANG - Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang berhasil memanen sebanyak 70 kilogram ikan lele dari kolam budidaya yang menjadi bagian sarana asimilasi dan edukasi bagi warga binaan. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata berjalannya program pembinaan kemandirian secara optimal di lingkungan pemasyarakatan.
     
    Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang Mufakhom bersama jajaran pejabat struktural memantau langsung kegiatan panen tersebut. Program budidaya ikan air tawar ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya pembinaan kemandirian, yang tidak hanya bertujuan meningkatkan keterampilan warga binaan, melainkan juga mendukung program ketahanan pangan nasional.
     
    Mufakhom menyampaikan apresiasi atas semangat warga binaan dalam menjalankan program tersebut. Ia juga berkomitmen untuk memberikan dukungan berupa 2.000 bibit lele secara pribadi pada saat penebaran kembali, guna menumbuhkan semangat produktif warga binaan sekaligus berkontribusi mendukung kebijakan Asta Cita Presiden RI serta 15 Program Akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

    “Jika nanti tiba saat penebaran bibit kembali, saya akan memberikan 2000 bibit lele secara pribadi guna menumbuhkan semangat produktif bagi warga binaan sekaligus menjadi kontribusi bagi ketahanan pangan,” tegasnya.
     

    Salah satu warga binaan berinisial FB mengungkapkan rasa bangga dan harapannya setelah terlibat langsung dalam budidaya ikan lele tersebut.

    “Saya belajar banyak tentang cara memelihara dan merawat ikan ini mulai dari bibit lele kecil sampai besar seperti sekarang, saya juga belajar cara menjaga sirkulasi air dengan benar, serta meracik pakan makanan yang kita buat sendiri. Semoga ilmu ini jadi bekal saya saat kembali bersama keluarga dan masyarakat nanti. Harapan saya nanti saya tidak akan terlibat lebih dalam lingkaran narkoba dan bisa lepas dari batang terkutuk itu. Melalui program kegiatan pembinaan kemandirian ini banyak ilmu dan waktu yang bermanfaat yang dapat saya pelajari,” ujar FB.
     
    Kepala Lapas menambahkan bahwa panen lele ini merupakan hasil sinergi dan kerja sama seluruh pihak, yang tidak hanya bermanfaat bagi warga binaan, tetapi juga memperkuat kontribusi lembaga pemasyarakatan terhadap ketahanan pangan dan pembangunan bangsa yang berkelanjutan.
     
    Melalui program budidaya dan kegiatan serupa ke depannya, Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang akan terus memperkuat peran pemasyarakatan sebagai wadah pembinaan yang produktif, humanis, dan berorientasi pada pemberdayaan serta perubahan kearah yang lebih baik bagi warga binaan.
    Nyimas 

    Ditulis oleh INFO KASUS

    Tim redaksi InfoKasus.id menyajikan berita hukum, kriminal, politik dan sosial secara aktual dan berimbang. Baca Pedoman Media Siber kami ›

    Komentar

    Posting Komentar

    Home Populer
    Kategori Berita
    Hukum Kriminal Politik Ekonomi Sosial Daerah Nasional