⚡ Breaking LIVE

PANGGUNG GEMBIRA 619 PUTRA PONPES BAHRUL ULUM: DARI PENTAS SENI HINGGA PESAN GEOPOLITIK DAN LINGKUNGAN NASIONAL

Ditulis dan disunting oleh Tim Redaksi InfoKasus.id · Standar Editorial
📋 Daftar Isi

    INFOKASUS.ID, SUNGAILLIAT , SABTU, 10 OKTOBER 2026 - Malam megah Panggung Gembira (PG) 619 untuk santri putra Pondok Pesantren Bahrul Ulum Islamic Centre Sungailiat resmi bergema. Bukan hanya pesta seni semata, pembukaan malam ini mengangkat pesan mendalam tentang dinamika geopolitik dunia dan krisis lingkungan nasional yang menjadi renungan bagi seluruh penonton.
     
    Acara dihadiri oleh Bapak Budi Hamzah (Kepala Kestra Kabupaten Bangka, mewakili Pemerintah Kabupaten Bangka), Wadanki Brimob Sungailiat IPda Idansyah, Kepala Ponpes Bahrul Ulum Kyai Sukaryadi, Kepala SMU Ustazah Yuniarsih, Kepala MTs Ali Mafrohim, Kyai Muhammad Ali, para ustadz‑ustadzah, serta ratusan wali santri yang memenuhi area panggung.
     
    Rangkaian pembuka dimulai dengan pemutaran video dokumenter yang menyoroti dinamika konflik global antara Amerika Serikat‑Iran dan Rusia‑Ukraina beserta dampak riilnya terhadap perekonomian Indonesia. Tidak berhenti pada isu luar negeri, tayangan juga menampilkan gambaran krisis kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan yang menimbulkan kabut asap luas dan mengancam keseimbangan lingkungan nasional.
     
    Setelah pemutaran video, puluhan santri putra tampil di panggung menampilkan berbagai kebolehan seni dan keterampilan yang telah mereka latih berbulan‑bulan. Puncak momen terjadi ketika para santri membentuk formasi rapi dan mengibarkan bendera Merah Putih di tengah panggung yang diterangi cahaya megah, disambut tepuk tangan meriah dari seluruh penonton yang hadir.
     
    Ketua Yayasan Bahrul Ulum Islamic Centre Sungailiat, Dra. H. Syaiful Zohri, menjelaskan makna di balik angka “619”.
     
    “Angka 619 berarti Panggung Gembira ini digelar oleh santri kelas 6 angkatan ke‑19. Artinya, sudah 19 angkatan yang menyelenggarakan PG ini,” ujar beliau dengan penuh semangat.
     
    “Angkatan ke‑19 ini menyandang nama Extraordinary Generation  generasi yang luar biasa, tangguh dalam menghadapi setiap keadaan,” tambahnya.
     
    Ia menegaskan bahwa seluruh rangkaian Panggung Gembira adalah hasil karya dan kreasi murni para santri.
     
    “Karenanya, saya mohon semuanya menikmati setiap pementasan yang ditampilkan,” ajaknya.
     
    Sementara itu, Ketua Pelaksana PG Putra 619 Reval menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini.
     
    “Berkat dukungan semua pihak, Panggung Gembira 619 putra dapat berjalan dengan baik dan lancar,” ungkapnya.
     
    Panggung Gembira 619 bukan sekadar pentas hiburan, melainkan bukti kreativitas, kedisiplinan, dan kemandirian para santri sekaligus wadah penyampaian pesan‑pesan penting tentang dunia dan lingkungan bagi masyarakat luas.
     
    Nyimas

    Ditulis oleh INFO KASUS

    Tim redaksi InfoKasus.id menyajikan berita hukum, kriminal, politik dan sosial secara aktual dan berimbang. Baca Pedoman Media Siber kami ›

    Komentar

    Posting Komentar

    Home Populer
    Kategori Berita
    Hukum Kriminal Politik Ekonomi Sosial Daerah Nasional