INFOKASUS.ID PANGKALPINANG - Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban serta mencegah peredaran barang‑barang terlarang, Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang menggelar penggeledahan mendadak di kamar hunian warga binaan pada Sabtu (17‑10) malam. Langkah ini menjadi bentuk deteksi dini terhadap segala potensi gangguan keamanan di lingkungan pemasyarakatan.
Kegiatan penyisiran intensif dipimpin oleh tim gabungan yang terdiri dari Kasi Adm. Kamtib, Kaur Umum, staf KPLP, staf Kamtib, serta Regu Pengamanan (Rupam) Bravo, yang menyasar Blok Pattimura kamar nomor 3, 6, dan 7.
Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang, Mufakhom, menegaskan bahwa penertiban ini merupakan komitmen berkelanjutan jajaran pemasyarakatan untuk mewujudkan deteksi dini gangguan kamtib sekaligus mendukung penuh 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
“Kami berkomitmen terus memperketat pengawasan agar Lapas Narkotika Pangkalpinang terbebas dari peredaran gelap narkoba maupun barang‑barang terlarang lainnya,” tegasnya.
Dari hasil penyisiran, petugas mengamankan sejumlah benda yang tidak diizinkan berada di kamar hunian, yaitu 1 buah pemanas, 4 buah kabel rakitan, 9 buah korek api, 3 botol parfum, 10 buah alat pencukur, 1 buah headset, 3 buah jepit kuku, 4 buah pinset, 1 buah cermin, 2 set kartu remi, serta 1 buah penutup kipas angin. Tim pemeriksa memastikan tidak ditemukan barang terlarang jenis narkoba (nihil) dalam operasi tersebut.
Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Adm. Kamtib), Zulfikar Dyabir, menjelaskan seluruh barang hasil penggeledahan telah diinventarisasi dan diamankan untuk selanjutnya disita serta dimusnahkan sesuai prosedur operasional standar (SOP).
“Pemeriksaan seperti ini akan terus dilaksanakan secara berkala maupun insidental guna menutup celah masuknya benda‑benda terlarang ke dalam kamar hunian,” ungkap Zulfikar.
Melalui aksi ini, Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang menegaskan bahwa pengawasan ketat bukan hanya kegiatan sesaat, melainkan komitmen bersama yang dijalankan secara konsisten. Lingkungan pemasyarakatan yang aman dan tertib diharapkan dapat mendukung kelancaran program pembinaan bagi seluruh warga binaan.
Nyimas

Komentar
Posting Komentar