⚡ Breaking LIVE

Tim Maggot Wangka Raih Penghargaan Nasional Sociopreneur

Ditulis dan disunting oleh Tim Redaksi InfoKasus.id · Standar Editorial
📋 Daftar Isi

    INFOKASUS.ID PANGKALPINANG, KEPULAUAN BANGKA BELITUNG , 15 OKTOBER 2026 - Sinar prestasi kembali terpancar dari kalangan pemuda Bangka Belitung. Tim usaha sosial Maggot Wangka binaan Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (DISPARBUDKEPORA) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang tergabung dalam komunitas BECAK BABEL berhasil lolos menjadi penerima program PF Muda Pertamina Foundation 2025‑2026 kategori sociopreneur inovatif, dengan gagasan pengolahan sampah organik untuk mendukung ketahanan pangan daerah.
     
    Tim Maggot Wangka dipimpin oleh Arinda Unigraha, Ketua Forum Kewirausahaan Pemuda (FKP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, didampingi dua anggota yaitu Derfian Aulyyah dan Andi Sukmawati. Ketiganya merupakan bagian dari gerakan kewirausahaan sosial pemuda yang mengembangkan solusi berbasis potensi lokal untuk menjawab tantangan lingkungan dan ekonomi masyarakat sehari‑hari.
     
    Keberhasilan ini bukanlah perkara mudah: tim bersaing dengan lebih dari 3.485 kelompok pengusul dari seluruh wilayah Indonesia, melewati rangkaian tahap seleksi dan kurasi yang ketat, hingga berhasil masuk dalam daftar 110 penerima program PF Muda 2025‑2026. Berdasarkan keterangan tim, Maggot Wangka menjadi satu‑satunya kelompok penerima dari Pulau Bangka pada tahun ini.
     
    PF Muda adalah program inovasi proyek sosial buatan Pertamina Foundation sebagai wujud tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan. Untuk periode 2025‑2026, program mengusung tema “Inovasi Generasi Muda untuk Ketahanan Energi dan Pangan”, yang mendorong pemuda menghadirkan gagasan nyata untuk mengatasi persoalan sosial‑lingkungan melalui model usaha berkelanjutan. Penerima terpilih mendapatkan dukungan pendanaan, pendampingan kewirausahaan, penguatan jejaring, serta kesempatan mempresentasikan proyek dalam Demo Day nasional.
     
    Melalui inovasi Maggot Wangka, tim mengembangkan konsep ekonomi sirkular: sampah organik diolah menjadi larva lalat tentara hitam (Black Soldier Fly / BSF) yang dapat dimanfaatkan sebagai pakan ikan dan ternak. Gagasan ini berpotensi mengurangi penumpukan sampah sekaligus menciptakan nilai ekonomi baru serta mendukung ketersediaan pakan lokal bagi peternak dan pembudidaya ikan di Bangka Belitung.

    Arinda Unigraha menyampaikan rasa syukur atas pencapaian sekaligus harapan untuk pengembangan proyek ke depannya.
     
    “Alhamdulillah, kami sangat bersyukur Maggot Wangka dapat menjadi bagian dari PF Muda Pertamina Foundation 2025‑2026. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus membuktikan bahwa persoalan sampah dapat diubah menjadi peluang ekonomi dan solusi bagi ketahanan pangan. Kami berharap dukungan ini dapat memperkuat pengembangan usaha, memperluas kolaborasi, serta membuka ruang keterlibatan lebih banyak pemuda dan masyarakat dalam pengelolaan sampah organik,” ujarnya.
     
    Sementara itu, Harry Wahyudi, Pembina Kewirausahaan Pemuda DISPARBUDKEPORA Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, memberikan apresiasi atas keberhasilan tim tersebut. Menurutnya, prestasi ini membuktikan bahwa pembinaan kewirausahaan pemuda yang dilakukan pemerintah daerah mampu melahirkan inovasi berdaya saing tingkat nasional.
     
    “Prestasi Maggot Wangka diharapkan menjadi inspirasi bagi wiramuda lainnya di Bangka Belitung untuk tidak hanya membangun usaha yang berorientasi pada keuntungan, tetapi juga menghadirkan manfaat sosial dan lingkungan. Melalui kolaborasi pemerintah, komunitas, akademisi, dan dunia usaha, kewirausahaan sosial pemuda dapat menjadi salah satu penggerak ekonomi hijau dan pembangunan berkelanjutan di daerah,” tegas beliau.
     
    Pihak DISPARBUDKEPORA berkomitmen untuk terus mendampingi kelompok pemuda berprestasi lain agar dapat mengembangkan gagasan lokal yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
     
    Nyimas 

    Ditulis oleh INFO KASUS

    Tim redaksi InfoKasus.id menyajikan berita hukum, kriminal, politik dan sosial secara aktual dan berimbang. Baca Pedoman Media Siber kami ›

    Komentar

    Posting Komentar

    Home Populer
    Kategori Berita
    Hukum Kriminal Politik Ekonomi Sosial Daerah Nasional