Ticker

6/recent/ticker-posts

Ad Code

Di Gedung Lapatau, Musancab PDI‑P Soppeng Bakar Semangat Persaudaraan: Kokohkan Struktur, Dekatkan Hati ke Rakyat , Delapan PAC Dilantik Mengemban Amanat 2025‑2030

Infokasus.id  Soppeng, Sulawesi Selatan, 22 Juni 2026 – Sinar siang menerpa dinding Gedung Lapatau, namun yang berdenyut di dalamnya adalah gelora persaudaraan yang hangat, dalam, dan abadi. Ribuan kader berjalan beriringan menempuh jalan berdebu, turun dari bukit‑bukit, menyeberangi sungai, keluar dari lorong desa terpencil, berkumpul menjadi satu lautan manusia dalam Musyawarah Anak Cabang (Musancab) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan se‑Kabupaten Soppeng. Hari ini tercatat lembaran baru sejarah perjuangan: delapan Pengurus Anak Cabang (PAC) resmi dilantik mengemban tanggung jawab lima tahun ke depan, periode 2025‑2030, disaksikan langsung pimpinan lintas wilayah  Ketua DPD PDI‑P Ridwan Andi Wittri, Ketua DPC Kabupaten Bone, Ketua DPC Kabupaten Wajo, serta rombongan tamu undangan yang melaju jauh dari Kota Makassar. Kehadiran serentak ini menjadi bukti nyata: persaudaraan tak patah jarak, tak terhalang garis administrasi, tumbuh menyatu di hamparan tanah Sulawesi Selatan.
 
Di hadapan barisan kader yang bersinar harap, Ketua DPC PDI‑P Soppeng, Andi Mapparemma, berdiri tenang namun tegas. Ia menyampaikan laporan perjalanan setahun silam: merangkai kisah capaian dengan tulus, jujur menyingkap jalan terjal dan tantangan lapangan, lalu membentangkan peta jalan lima tahun ke depan  kokoh, terukur, berakar kuat di bumi Soppeng, dan berpijak murni pada semangat kerakyatan.
 
Forum Akar Rumput: Bukan Seremonial Semata, Melainkan Janji Hidup
 

“Andaikan Musancab hanya menjadi seremonial yang berlalu begitu saja, nilainya akan luruh seperti debu diterbangkan angin,” ujar Andi lembut namun menusuk makna, disimami khidmat seluruh peserta. Baginya, forum ini adalah wajah paling murni demokrasi: wadah gagasan bertemu, pendapat bertukar tajam namun santun, tempat merayakan langkah maju sekaligus jujur mengakui yang belum sempurna.
 
Ia kembali mengheningkan kompas yang tak boleh beralih arah: tegaknya keadilan sosial, mengalirnya kesejahteraan merata, persatuan yang menjaga keberagaman Soppeng bagai anyaman kain sutra yang tak mudah putus.
 
“Musancab ini adalah titik temu energi dari lorong sempit desa, pinggir ladang, hingga puncak bukit terjauh. Segala yang disepakati hari ini, dan dilantik untuk periode panjang 2025‑2030, tak boleh tinggal di atas kertas. Ia harus turun menjadi napas dan langkah nyata: mendengar keluh kesah petani saat kemarau, merasakan berat beban nelayan di laut berombak, memahami harap pedagang, cita pemuda, serta doa ibu rumah tangga,” tegasnya disambut gemuruh tepuk panjang yang bergema menyatu udara ruangan.
 
Lebih jauh, Andi mendorong pembenahan struktur PAC agar makin tangguh menahan gempuran zaman, berperan ganda: pendamping rakyat yang selalu ada, sekaligus mitra kritis pembangunan daerah; menjadikan integritas bagai mahkota dan kerendahan hati padi yang makin berisi makin merunduk, sebagai ciri tak terpisahkan setiap kader.
 
Delapan PAC Periode 2025‑2030: Tongkat Estafet Lima Tahan Harapan
 

Momen paling khidmat dan penuh haru tiba saat nama‑nama pengurus baru dipanggil maju satu per satu, berdiri tegak mengangkat tangan kanan, menatap bendera perjuangan, mengikrarkan janji setia lima tahun penuh:

Lalabata: Rustan, SE

Donris: Syamsul Bakhri
Marioriawa: Asnahati
Marioriwawo: Syaharuddin Baha
Ganra: Kamaruddin
Citta: Hiyya
Lilirilau: Ady Prawansa
Liliriaja: Ibrahim
 
Pelantikan ini bukan sekadar pergantian nama, melainkan rajutan benang harapan menjadi jaring perlindungan kokoh. Selama 2025‑2030, mereka memegang tongkat estafet abadi: menjadi mata yang melihat, telinga yang mendengar, bahu yang bersedia memikul aspirasi di sudut‑sudut kecamatan masing‑masing, menjadikan PAC rumah kedua rakyat yang pintunya tak pernah terkunci.
 
Satu Tanah Sulawesi Selatan, Satu Amanat Lima Tahun
 

Persaudaraan lintas wilayah melebur indah di Gedung Lapatau. Perwakilan tamu undangan dari Makassar menyampaikan pesan yang meresap ke sanubari:
 
“Kita tumbuh di tanah yang sama, minum air dari sungai yang mengalir satu hamparan Sulawesi Selatan. Kemajuan Soppeng lima tahun ke depan adalah kebanggaan kita bersama; tantangan yang dihadapi pun menjadi tanggung jawab bersama. Mari saling berbagi kisah sukses, saling menguatkan saat lelah, bahu‑membahu menjaga amanat rakyat sampai akhir periode.”
 
Saat acara perlahan ditutup, diskusi tak berhenti di ambang pintu, gagasan mengalir bagai mata air tak kering. Andi Mapparemma mengakhiri pertemuan dengan seruan lembut namun tegas: “Peliharalah persatuan sebagai kekuatan terbesar, tetaplah rendah hati, teruslah melangkah tak kenal lelah lima tahun ke depan  sebab di mana ada rakyat memanggil, di sanalah barisan PDI‑P pasti ada.”
 
Gedung Lapatau perlahan sepi, namun api persaudaraan dan semangat pelayanan yang dibakar hari ini kini pulang bersama ratusan kader, menyebar ke desa‑desa, membawa janji indah: Soppeng makin maju, makin berkeadilan, makin dekat dengan hati rakyat hingga 2030 dan seterusnya.
 
Penulis: TIM REDAKSI BERITA DAN DOKUMENTASI
Sumber: Hasil pelaksanaan Musancab PDI‑P Soppeng, Berita Acara Pelantikan PAC Periode 2025‑2030, Paparan Ketua DPC Andi Mapparemma, Keterangan tamu lintas wilayah
Lokasi: Gedung Lapatau, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan
Waktu Rilis: Senin, 22 Juni 2026
 
#MusancabPDIPSoppeng2026 #PelantikanPAC2025‑2030 #PersaudaraanTanahSoppeng #PDIPJantungRakyat #SolidaritasLintasWilayah #BerjuangLimaTahunPenuh #SoppengMajuBerkeadilan

Posting Komentar

0 Komentar