Infokasus.id, Soppeng, Sulawesi Selatan, 22 Juni 2026 – Pergeseran jabatan kepala dinas di lingkungan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Capil) Kabupaten Soppeng memicu gelombang kekhawatiran dan keluhan luas di kalangan warga. Sejak pergeseran itu terjadi, warga mulai merasakan pelayanan melambat drastis, bahkan berhenti nyaris total. Antrean yang biasanya tertangani setiap hari kini terbengkalai, berkas‑berkas permohonan menumpuk, dan aktivitas dinas yang menjangkau desa‑desa tak lagi berjalan.
Ratusan warga yang datang mengurus Kartu Tanda Penduduk, Kartu Keluarga, akta kelahiran, hingga akta kematian pulang kecewa. Keluhan seragam terdengar dari sudut‑sudut kecamatan: dinas seolah mati suri, tak ada jadwal kegiatan keliling, tak ada kepastian kapan berkas selesai diproses.
“Saya sudah tiga hari berturut‑turut datang, selalu jawabannya sama: belum bisa diproses. Padahal ini urusan penting untuk pendaftaran sekolah anak,” ujar salah seorang warga yang enggan disebut namanya, nada bicara bercampur gelisah. Keluhan serupa disampaikan pedagang, ibu rumah tangga, hingga pemuda yang membutuhkan dokumen sah untuk melamar kerja.
Konfirmasi Dinas: Kegiatan Terkendala Belum Ada TTE Kadis
Dikonfirmasi langsung terkait kelancaran pelayanan pasca‑pergeseran kepala dinas, pihak Dinas Capil mengakui kendala tersebut secara terbuka. Sumber di lingkungan dinas menjelaskan bahwa seluruh kegiatan operasional, mulai pelayanan harian di kantor hingga program jemput bola ke desa‑desa, terpaksa ditahan sementara.
Penyebab utamanya disebut belum beralihnya wewenang lengkap beserta akses Tanda Tangan Elektronik (TTE) milik Kepala Dinas baru. Tanpa tanda tangan elektronik sah, dokumen kependudukan tak bisa dicetak, disahkan, maupun diserahkan ke masyarakat.
“Memang benar ada pergeseran pimpinan hari ini. Akibatnya, selama belum ada TTE resmi Kepala Dinas, belum bisa berjalan kegiatan apapun dulu. Semua pelayanan harus menunggu kelengkapan administrasi dan ketersediaan akses tanda tangan tersebut,” terang penjelasan resmi dari pihak dinas saat dikonfirmasi.
Pengakuan ini makin menegaskan: birokrasi yang seharusnya melayani, justru berhenti total karena celah transisi yang tak disiapkan mekanisme jembatan penanganannya. Akibatnya, beban kekacauan menimpa langsung ke pundak masyarakat.
Resah Warga: Transisi Tak Boleh Bikin Hak Sipil Terhambat
Situasi ini memicu kritik tajam: pergantian atau pergeseran jabatan adalah hal rutin dalam birokrasi, namun seharusnya tidak pernah mematikan hak konstitusional warga atas pelayanan administrasi kependudukan yang cepat, mudah, dan berkelanjutan.
Masyarakat mulai bertanya keras: mengapa Pemkab Soppeng tidak menyiapkan skema pengalihan wewenang sementara, penunjukan pelaksana harian, atau mekanisme tanda tangan cadangan agar transisi berjalan mulus tanpa mengorbankan pelayanan publik?
“Dokumen kependudukan itu bukan keinginan sembarangan, tapi kebutuhan hidup. Sekolah, kerja, berobat, jual beli tanah semuanya butuh itu. Kalau setiap ada pergeseran dinas mati begini, di mana kesiapan pemerintah?” ujar warga lainnya yang bergabung dalam antrean panjang yang akhirnya bubar tanpa hasil.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada kepastian jadwal kapan TTE Kepala Dinas Capil tersedia dan pelayanan normal kembali berjalan. Belum pula ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kabupaten Soppeng terkait solusi darurat demi meredam kekhawatiran warga yang makin meluas.
Warga kini berharap langkah segera diambil bukan sekadar janji perbaikan prosedur ke depan, melainkan tindakan nyata hari ini juga agar berkas‑berkas yang menumpuk segera ditangani dan kegiatan dinas kembali hidup melayani masyarakat.
Penulis: TIM REDAKSI BERITA & LIPUTAN LAPANGAN
Sumber: Pantauan langsung antrean warga, konfirmasi tertulis Dinas Capil Kabupaten Soppeng, keluhan masyarakat lintas kecamatan
Lokasi Liputan: Kantor Dinas Capil Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan
Waktu Rilis: Senin, 22 Juni 2026
#ResahMasyarakatSoppeng #CapilSoppengMandek #PergeseranKadisCapil #PelayananPublikTerhambat #TTEBelumAda #BirokrasiTakLumpuhkanRakyat #SoppengButuhSolusiCepat

0 Komentar